It’s The “Little” Things…

Beberapa hari yang lalu beliin mainan buat anak-anak. Duh, mainan anak-anak hare gene harganya lumayan yaaaa… Memang perlu budget sendiri idealnya. Supaya nggak laper mata dan sering beli mainan yang sebenernya anaknya nggak terlalu suka juga. Kalo ada budgetnya kan lebih dipikirin apa yang mau dibeli.

Rory baru dibeliin buku cerita. Nah, bukunya ini ada suaranya kalo dipencet, ada 3 suara berbeda. Seneng dong anaknya. Pas dikasih mukanya juga sumringah gitu. Ini nih yang bikin ketagihan beliin mainan buat anak-anak. Their happy faces.

The next day, gue lagi buka pouch makeup Female Daily (betewe, udah pada punya blom? Keyen lho 😉). Pouch-nya itu ada bungkusnya dan dipitain.

2015/01/img_2936.jpg

Pas buka bungkusnya, lagi ada Rory di samping. Pitanya iseng gue iketin ke tangannya. Gue bilang ke Rory, sini tangannya dipitain biar cantik. 😝

2015/01/img_2937.jpg

Ternyata, Rory suka banget. Dia sampe lonjak-lonjak seneng. Katanya cantik banget pitanya. Lalu langsung lari ke bawah pamer pita barunya ke mbak-mbak (papanya lagi nggak ada).

Just goes to show, anak-anak nggak perlu barang mahal. Hal-hal sederhana bisa bikin mereka seneng hanya karena kita, orang tuanya, yang melakukannya. Kadang hal ini yang dilupakan. Mesti berkali-kali mengingatkan diri sendiri bahwa membuat anak bahagia nggak harus dengan mainan mahal atau liburan mewah. Waktu dan perhatian orang tua jauh lebih berharga buat mereka. Soalnya kadang gue masih suka merasa “kurang” sebagai ortu karena nggak selalu bisa belikan mereka barang yang mereka minta. Padahal ini kan ngaco, ya? They need me, not my money. Being a parent is a lifelong learning, always with room to improve.

Playdate at The Playground

Para ibu-ibu

Libur lebaran kemaren ini, saya berkesempatan untuk bertemu-kangen (duileh) dengan sepupu-sepupu yang udah nggak di Jakarta. They’re home for the holidays and we decided we’d have a playdate for the kids (and mommies). Aria hasn’t seen his cousin Bima for months now. We haven’t met baby Sasha either. So one Saturday we all went to The Playground Kemang for a playdate.

The place is located in the quiet, leafy-street of Kemang Dalam area. I needed to google directions to get there since it was pretty secluded. When we get there the clerks behind the register constantly gave directions on how to get to the place over the phone. So obviously a lot of people are having trouble finding where it is.

The Playground provides two main areas, wet area and dry area. The dry area featured swings, hanging bridge, slides, see-saw, mini monkey bars etc. It also has a sandy area. While the wet area had water slides and fountain/shower area. There are also two basketball rims, one is child-sized so toddlers can play too.

The dry area
Bima in the wet area
Bule kids in the sandy area

Our kids really enjoyed playing there. Aria & Bima is 34 month old while Jagesa is 23 mos. The place suited them very well so I’d say the place is recommended for kids aged 18 months and above. Younger than that is fine, too, but most of the activities will be slightly dangerous for them. I also recommend that child under 6 years is under constant supervision from parents or caregivers. Bukannya over protektif ya, tapi kalo rame masalahnya jadi tambah bahaya. Anak-anak seliweran lari-lari. Some of the “bule” kids I saw while we were there are playing by themselves. Bagus juga sih, jadi mandiri. Tapiiiiii gue gregetan waktu dua anak rebutan mainan di pinggir kolam bola yang rada tinggi. Ampuuuun deh kalo jatoh itu bakalan benjol segede gaban, kalo beruntung. Biarin deh gue agak parno dikit daripada anak patah tulang. Bahayanya lagi kadang-kadang anak yang agak besar suka agak careless. Main grasak-grusuk aja padahal ada toddler di sebelahnya. Si toddler jadi beresiko jatoh ketabrak atau kesenggol yang gede-gede.  Supervision is necessary. Padahal gue kemaren juga lagi gendong si baby jadinya ya nggak bisa ngawasin berlebihan juga. Terpaksa bapaknya yang turun tangan. Oiya kalo niat mau ngawasin anaknya main ya bersiaplah untuk berbasah basah. Jadi bawalah baju ganti yang memadai.

Dulu sempet baca review kalo di sini bisa delivery untuk makanan. Tapi ternyata kemaren udah ada notice nggak boleh bawa makanan dari luar, harus pesen di kafenya mereka. Makanannya standar, ada nasi goreng, fish and chips, burger, gitu-gitu. Ada menu breakfast kayak pancake, waffle gitu. Ukurannya gigantic bok. Mungkin karena pengguna Playground banyakan bule-bule yang makannya banyak kali ya.

One of the breakfast menu
Outside cafe area
Cafe area, near the receptionist

So, this is a recommended place for you to take your kids to have fun. Let me see if I can remember some more information about the place.

  • Ticket: 65.000/ kid. Satu anak bisa ditemenin 2 adults, for free. Extra adults dikenakan fee 50.000/adult. Kemaren sih my baby (3 mos) can enter free, soalnya dia nggak bisa ngapa-ngapain juga kan.
  • Tiket berlaku seharian. Jadi, enaknya dateng pagi, main sampe capek, bisa pulang buat lunch dan nap terus balik lagi sorenya. Ya tentunya kalo rumahnya deket ya.
  • Harga makanan mulai dari 15.000-an. Harga cukup oke, rasa memadai. Maaf nggak bantu soalnya bukan foodie sih. Menurut gue sih enak-enak aja kok.
  • Dress light. It’s hot out there! Area main ada atapnya jadi nggak bakal kena ujan sih. Tapi kayaknya jadi nge-trap heat. Gerah bokkk! Area basah lumayan rindang, and anywho there’s water splashing so it’s pretty cool.
  • Tempat duduk rada susah. Ada kayak saung-saung gitu cuma kok kemaren masa di-reserve. Tapi sampe gue pulang kosong aja tuh saung. Rese juga sih. Padahal di rombongan gue ada dua bayi. We could use that saung very much.
  • Business hours: 09.00 – (approx.) 18.00. Not so sure of the closing time.

Rory juga kayaknya seneng liat mas-masnya seliweran lari-lari. Digendong diem-diem aja tuh sambil liat sana-sini. Bahkan akhirnya tidur sambil digendong. It was a great day. We all (children and parents) sleep for hours when we got home. We were happily tired.

Tidurrrr...

 

 

Oops! I almost forgot. All photos are property of Mr. Baskoro a.k.a Ayah Bima. Thank you for letting me use them!