Perpanjang SIM di Pelayanan SIM Keliling

Nearing my birthday, akhirnya terpaksa melakukan hal yang gue malesin: perpanjang SIM. Ya males lah, dipake juga jarang :p Tapi sayang dong udah ada masa nggak diperpanjang. Kalo sampe mati terus gue disuruh ujian lagi pasti nggak bisa lah. Jadilah hari Sabtu gue dan suami tersayang berangkat mencari mobil pelayanan SIM keliling.

Malem sebelumnya udah (sok-sok-an) planning nih, berangkat jam 7 pagi biar udah sampe tempatnya sebelum buka. Soalnya katanya kan ngantri banget tuh. Namanya gueeeeee gitu, jam 7 baru bangun. Mana si Aria bangun pagi bener, jadi dia jam 6 pagi udah makan dan main di bawah sama si mbak, jam 7 dia naik terus minta nyusu, tidur lagi. Akhirnya jam 1/2 8 baru deh gue mulai makan roti, mandi, dandan dll. Bangunin si bapak, nunggu dia mandi dsb jam 9 kurang deh baru jalan. Dasarrrrr…

Biasanya tu mobil SIM nongkrong di deket TMP Kalibata, so that’s where we headed first. Sure enough, it was there. Tapi ya bow, formulirnya udah abis (kata pak pulisi yang jaga di situ). Lalu ada yang bilang coba aja ke Honda Dewi Sartika, ada juga di situ. Kalo formulir belom abis masih bisa di situ. So off we go, untung jaraknya kan nggak jauh, with the new (and weird) flyover already up and running.

Sampe di sana, horeeee masih bisa… Jadilah gue isi-isi formulir setelah mengeluarkan Rp. 2000 untuk fotokopi KTP dan SIM (you can provide these yourself, if you don’t want to pay) plus Rp. 2000 buat beli bolpen (should’ve remembered to bring my own). And after that, all we have to do is wait.

Gue nyampe ke Honda itu sekitar jam 9.20. Itu orang udah banyak dan ternyata gue dapet urutan 54. Jam 10 itu aja baru sampe urutan 20-an.  Lumayan deh nunggunya. Arief sempet makan ketoprak dulu, dan jam 11.15 akhirnya kita makan di Sederhana, di sebelah. Jam 12-an balik lagi.  Itu masih nunggu sampe sekitar jam 1-an.

Padahal prosesnya sih cepet aja. Setelah udah giliran gue, masuk ke mobilnya, si mas-mas ketik-ketik input data dan verifikasi ke gue (gue udah bilang tinggi gue 162 cm, dia bilang, “ah, 165 cm aja, kan masih masa pertumbuhan”. Maksud looo?), ambil thumb print, foto, tunggu selesai dicetak SIMnya, selesai. Bayar Rp. 140.000. After that I took the freshly printed license out and a clerk put a protective film on it. And that was that. Jadi untuk proses 20 menit nunggunya 3 jam.

Jadi kalo ada yang mau memanfaatkan layanan perpanjangan SIM keliling ini ( I highly recommend it), ya datanglah pagi-pagi, sebelum jam 8. Jangan kayak gue…

 

ps: kondisi dalem mobil itu kan pencahayaannya seadanya, jadinya your driver’s license picture would probably look like crap.😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s